Ketika mendengar negara Jepang, apa yang muncul di benak Anda? Banyak orang menjawabnya sebagai negara yang kaya akan tradisi dan budaya. Persepsi tersebut turut didukung dengan ciri khas yang melekat seperti kimono, sakura di musim semi, dan lainnya. Semua hal ini membangun proses branding dari negara Jepang. Ciri khas inilah yang membuat turis-turis berdatangan, meningkatkan pertumbuhan di bidang pariwisata, ekonomi, dan lainnya. Seperti dilansir pada harian Japan Times edisi bulan Januari 2018, pertumbuhan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Jepang mencapai angka 19,3% di tahun 2017.

Hal ini menegaskan bahwa branding sebuah negara memiliki kaitan besar terhadap pertumbuhan sektor-sektor di dalamnya. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 600 suku bangsa1 yang bermukim di dalamnya, Indonesia memiliki banyak potensi pariwisata yang bisa di eksplorasi dan dikembangkan lebih jauh.Pada tahun 2016, sektor pariwisata berhasil naik ke peringkat dua di bawah industri kelapa sawit sebagai penyumbang devisa negara2. Melihat hal tersebut, tentunya bukan suatu hal yang tidak mungkin jika ke depannya perolehan terbesar devisa negara berasal dari sektor pariwisata. Melalui program Wonderful Indonesia3, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk dapat meningkatkan branding negara Indonesia dan juga meningkatkan sektor pariwisata4.

Tidak hanya untuk mengenalkan negara Indonesia, program ini juga membantu mengenalkan dan menunjukkan taji dari brand-brand lokal Indonesia5 yang terutama memliki kesamaan semangat dan visi untuk membangun brand negara Indonesia dalam kerjasama co-branding. Sebut saja brand seperti;Achilles6dan Rumah Zakat7yang telah menjadi brand lokal Indonesia denganbranding yang kuat untuk bisa menunjukkan beberapa identitas dan nilai dari Indoensia. Sebagai konsultan brand, DM ID memiliki semangat untuk terus mengembangkan brand-brand yang dapat memberikan dampak tidak hanya untuk warga Indonesia tapi juga dunia. Semangat DM ID dalam “Building Indonesia’s Brands to Become Global Contenders” tergambarkan dalam keterlibatannya pada pengembangan brand The Mandalika – sebagai salah satu brand destinasi wisata “10 Bali Baru” yang dicanangkan pemerintah8.

Berkaca pada kesuksesan pariwisata Bali, tentunya Mandalika juga membutuhkan suatu identitas kuat yang dapat menjadi daya tarik tersendiri dan mampu bersaing diantara destinasi wisata hingga internasional. Mandalika diharapkan mampu memberikan gambaran akan kekayaan alam yang dimiliki Lombok dan berdampak positif bagi branding negara Indonesia juga. Lalu, apa yang DM ID lakukan untuk membantu membangun brand The Mandalika? Klik tautan ini9 untuk dapat mengetahui lebih jauh mengenai apa yang DM ID lakukan untuk pengembangan brand The Mandalika.   Ditulis oleh: Yuditya Abhaya – Senior Brand Consultant DM ID   *) Source:

  1. https://www.bps.go.id/news/2015/11/18/127/mengulik-data-suku-di-indonesia.html
  2. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3687715/tiga-tahun-jokowi-jk-pariwisata-sumbang-devisa-terbesar-kedua
  3. http://nasional.kontan.co.id/news/ini-strategi-pemasaran-wonderful-indonesia
  4. https://travel.kompas.com/read/2017/12/12/200600527/kemenpar-jual-paket-wisata-wonderful-indonesia-lewat-viwi-2018
  5. https://swa.co.id/wicf/
  6. http://www.dmidgroup.com/our-work/achilles/
  7. http://www.dmidgroup.com/our-work/rumah-zakat/
  8. https://www.liputan6.com/lifestyle/read/2445931/ini-dia-10-destinasi-wisata-yang-disebut-bali-baru
  9. http://www.dmidgroup.com/our-work/mandalika/